Anda Cupu : Lia Eden
Desember 21, 2008 at 12:44 am Tinggalkan komentar
Hampir tingga minggu ini, sosok wanita aneh bin janggal yang tidak ajaib ini muncul lagi di layar televisi. Pada tayangan eksklusif Tv One yang mewawancarai Kelik (bukan ucup kelik, kebagusan), yang juga juru rawat eh juru bicara atau let’s say juru ngemeng lah ya. Juru ngemeng “the Uncommong babar blass Lia Edun pengikutna Edun”
Di situs komunitas ini, mereka dengan tegas menyatakan telah keluar dari Islam. Seorang penanya kurang lebih mengatakan begini “seharusnya anda mengatakan telah keluar dari islam maka kami juga akan mengatakan Untukku agamaku dan untukku”. Dan redaksi pun menjawab “Akhir kata, selamat jalan. Kita memang berbeda, semoga masih ada ruang untuk bekerja sama memakmurkan bumi dan semesta-Nya. Selamat membangun komunitas muslim yang penuh berkah bagi semesta karena itu adalah harapan yang mulia dan dikehendaki Tuhan. Kami berdoa sepenuh hati untuk harapan dan keyakinan Anda tersebut”
Dengan demikian, sesungguhnya komunitas ini telah jelas sama sekali bukan orang islam atau dalam hukum agama Islam dikatakan Murtad.
Lia eden dalam situsnya liaden.info menyampaikan beberapa Wahyu (bukan hidayat) kepada manusia. Beberapa ia klaim sebagai keberhasilan ramalannya.
Mbak atau Bu Lia atau Mpok Lia, begini ya. Saya sih tidak ada urusan apa – apa sama sampean di sana. Saudara bukan, teman juga bukan, aku bukan siapa – siapa (lagu tuh). Tapi mbok ya kalau mau menyampaikan wahyu itu yang keren sedikit apa ya. Terus terang wahyu anda itu sangat standar, dan tidak mencerminkan kejibrilan anda. Gaya bahasa wahyu anda begitu biasa dan tidak ada power sama sekali untuk meruntuhkan hati yang mendengarnya. Saya fikir anda lebih cocok jadi penceramah motivasi kali ya. Ya mungkin level RT atau RW. Jangan tersinggung dan buru – buru mengutuk saya karena tidak percaya anda. Sebab jika anda mengutuk, tanda bahwa anda Jibril palsu itu makin terlihat. Nah lu.
Nyonya Lia (bukan waroka), tindakan sampean itu sekarang menyentuh rasa sosial saya. Orang dibuat resah karena wahyu anda yang minta agama – agama, termasuk Agama yang nati oleh Malaikan di tanya sebangun saya dari mati, Islam dibubarkan. Jangan menganggap orang resah karena orang – orang itu belum tercerahkan oleh puisi – puisi sampean yang sampean anggap wahyu itu.You know, di sini you yang saya anggap keliru dan jago ngeles, inget lho, malaikat Jibril itu tidak pernah ngeles, dan memang Malaikat di ciptakan bukan untuk ngeles. Nih ya, anda menganggap orang – orang diluar komunitas puisi anda itu belum mendapat Hidayah justru karena anda tidak mau dan sepertinya tidak bisa diwawancarai secara terbuka karena alasan “perjanjian dengan Tuhan”. Bukan apa – apa bu, saya cuma pengin tahu perjanjiannya kok, tanggal berapa di mana dan apa saja klausulnya. Karena apa, saya jualan materai meskiupun yang Rp 6.000 perak, tapi lumayan kalau dalam sebulan sampean ada 10 perjanjian saja, satu perjanjian dua materai nanti beli di Toko Saya, saya antar kok gratis.
Bu Lia, alasan anda mengatakan ada perjanjian dengan Tuhan itu sama sekali tidak logis dan menyalahi sifat – sifat seorang malaikat. Anda juga kurang keren untuk ukuran seorang malaikat. Bukan kurang, jauh sekali. Anda tahu tidak sifat Nabi Muhammad yang jika bersanding dengan seseorang itu tidak pernah turun auranya. Jika yang mendampingi Nabi Muhammad itu tampan, maka Nabi Muhammad terap terlihat tampan. Jika yang mendampingi Nabi Muhammad itu tubuhnya bagus, maka Nabi Muhammad itu tetap terlihat lebih bagus. Bagaimana dengan anda? I bet, anda masih kalah dengan bintang – bintang sinetron masa kini yang jadi idola anak – anak muda. Saya tidak mau membandingkan anda dengan siapa, tapi yang pasti anda bukan sesuatu yang ya’lu wala yu’la ‘alaih.
Apa artinya bu, sampean masih terlalu cupu sekarang. Saya sih berharap sampean join para pembuat puisi di senen. Ya wajarlah kalau di bullying dulu sebelum masuk jadi anggota (meskipun enggak ada itu di sana). Tetapi selaku eks -malaikat, atau likes malaikat atau malaikat wannabe, dengan terpaksa saya mengatakan tidak ada pengistimewaan untuk anda. Nah, Marcela yang lebih dari anda kemana – mana secara fisik saja di penjara diperlakukan sama kok. ….
Yang terakhir, sebelum saya anda kutuki dan anda takut -takuti dengan bencana – bencana yang akan menimpa (padahal tidak lah sebuah musibah itu datang kecuali atas izin Alloh Tuhanku), saya mengusulkan anda coba apply acara kesukaan saya, Kick Andy atau Today’s Dialogue (yang ini anda suka nonton kan?”), atu Apa Kabar Indonesia Malam bareng Teh Tina Talisa. Saya janji sepenting apapun saya usahkan nonton. Tapi usahakan jangan hadir di acara DEBAT Tv One kalau ada yang mengundang anda, apalagi lawannya Mbah Yai Ma’ruf Amin, anda pasti dipermalukan karena lemahnya dalil anda.
Demikian Bu, mohon tidak panas telinga dan STOP memfatwakan bencana. Sebab, dengan membicarakan sesuatu yang negatif, anda dengan sendriinya membiarkan ion – ion negatif di sekitar anda.
Entry filed under: Berita sosial, Nasional, Uncategorized. Tags: .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed